Puluhan Mahasiswa di Balikpapan Demo Tolak Kenaikan TDL

03 Juli 2010 , by Administrator

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Hasbi BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Balikpapan, Kamis (1/7/10) menggelar aksi demonstrasi di persimpangan Mal Plaza Balikpapan. Mereka menolak kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang diberlakukan pemerintah per 1 Juli 2010. Dengan menggunakan berbagai atribut seperti bendera, spanduk dan poster bertuliskan (TDL Naik UKM Gulung Tikar, Mencabut Subsidi dan Kenaikan TDL adalah pelanggaran HAM) massa mahasiswa berteriak-teriak mengkritik kebijakan pemerintah menaikkan TDL untuk pelanggan rumah tangga dan industri. "Kenaikan TDL merupakan pukulan berat buat sektor industri, dan ini akan berimplikasi pada naiknya harga barang-barang serta sembako. Sehingga pada akhirnya rakyat kecil lah yang merasakan imbasnya," kata Koordinator aksi Wawan Sanjaya kepada tribunkaltim.co.id, Kamis (1/7/2010). Selain menolak kenaikan TDL, mahasiswa juga menolak dana aspirasi atau dana pembangunan daerah yang diusulkan DPR senilai Rp 15 miliar per daerah pemilihan (Dapil) setiap tahun. "Kebijakan yang diambil pemerintah saat ini sudah tidak mempertimbangkan aspek kesejahteraan rakyat, melainkan yang diutamakan adalah kepentingan golongan atau individu. Ini justru memperparah tingkat kesenjangan sosial di masyarakat," kata Wawan. Tidak hanya itu mahasiswa juga menyinggung tentang rencana pemerintah mencabut subsidi BBM bagi kendaraan bermotor. Kebijakan ini tentu memperparah kondisi perekonomian bangsa, sebab imbas dari kenaikan BBM itu akan menimbulkan multiplier efek seperti kenaikan harga barang dan sembako, ungkap Wawan. (*)